Friday, April 21, 2017

Struktur Kurikulum MI Simpatika 2017

Struktur kurikulum MI dan alokasi JTM MI Simpatika tahun 2017 banyak ditanyakan oleh warga madrasah. Apalagi setelah berlakunya pemutakhiran sistem berdasarkan Juknis TPG 2017 pada awal bulan April ini. Pasca pemutakhiran sistem tersebut terdapat perubahan mencolok pada struktur kurikulum MI berbasis KTSP yang digunakan sebagai acuan di Simpatika.

Perubahan struktur kurikulum yang dilakukan pasca pemutakhiran sistem Simpatika terjadi pada kelas bawah Madrasah Ibtidaiyah, yakni kelas 1, 2, dan 3 yang memberlakukan kurikulum KTSP.

Di kelas bawah, tidak lagi tersedia pilihan mata pelajaran Bahasa Indonesia, PKn, Matematika, IPA, maupun IPS. Sebagai gantinya, dimunculkan 'mapel' Tematik Umum. Sedang bagi yang memberlakukan K13, struktur kurikulumnya tidak mengalami perubahan.

Terkait dengan struktur kurikulum di Madrasah Ibtidaiyah, Ayo Madrasah sebelumnya telah menerbitkan artikel berjudul Struktur Kurikulum MI KTSP KMA 207 Tahun 2014. Namun seiring dengan pemutakhiran sistem Simpatika yang memunculkan 'mapel' Tematik Umum di kelas bawah, Ayo Madrasah kembali mengangkat struktur kurikulum Simpatika terbaru tahun 2017.

Meski sebenarnya, perubahan alokasi JTM yang terjadi tidak terlalu signifikan. Lebih sekedar pada melebur mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Ilmu Pengetahuan Sosial dalam mapel 'Tematik Umum'.

Struktur Kurikulum MI Simpatika

1. Tabel Struktur Kurikulum dan Alokasi JTM MI


Jumlah alokasi JTM di Madrasah Ibtidaiyah pasca pemutakhiran sistem Simpatika tidak mengalami perubahan. Alokasi Jam Tatap Muka perminggu di setiap tingkat (kelas) MI adalah sebagai berikut:

  • Kelas 1 : 30 + 4
  • Kelas 2 : 30 + 4
  • Kelas 3 : 32 + 4
  • Kelas 4 : 39 + 4
  • Kelas 5 : 39 + 4
  • Kelas 6 : 39 + 4
Plus 4 di sini memiliki pengertian madrasah berhak untuk melakukan penambahan hingga maksimal 4 JTM perminggu.

Sedang struktur kurikulum yang berlaku adalah sebagai mana tabel berikut ini:

MATA PELAJARAN
KELAS
1
2
3
4
5
6
Al-Quran-Hadis (PAI) 2 2 2 2 2 2
Akidah-Akhlak (PAI) 2 2 2 2 2 2
Fikih (PAI) 2 2 2 2 2 2
SKI (PAI) - - 2 2 2 2
PKn - - - 2 2 2
Bahasa Indonesia - - - 5 5 5
Matematika - - - 5 5 5
Bahasa Arab 2 2 2 2 2 2
IPA - - - 4 4 4
IPS - - - 3 3 3
Tematik Umum 12 12 12 - - -
Seni Budaya dan Keterampilan 4 4 4 4 4 4
Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 4 4 4 4 4 4
Muatan Lokal 2 2 2 2 2 2
Kelebihan Jam 4 4 4 4 4 4
JUMLAH 34 34 36 43 43 43

Lihat juga gambar berikut:

Struktur Kurikulum MI Simpatika

2. Kelebihan Jam


Dalam struktur kurikulum simpatika tersebut mengakomodir kelebihan jam hingga maksimal 4 JTM. Artinya, setaip rombel boleh menambah JTM pada setiap mapelnya dengan catatan jumlah penambahannya tidak boleh melebihi 4 JTM.

Sedang untuk membagi guru pengampu masing-masing mata pelajaran, silakan berpedoman pada tabel linieritas mapel sertifikasi sebagaimana pernah diulas di artikel Linieritas Mapel Sertifikasi di Madrasah Ibtidaiyah

Demikian struktur kurikulum MI di Simpatika 2017 bagi madrasah yang menjalankan KTSP. Semoga struktur kurikulum dan alokasi JTM tersebut dapat membantu para guru, operator, dan kepala madrasah dalam mengatur jam mengajar di madrasah masing-masing.

9 comments

tapi bln april simpatika saya pelajaran B.ind, mtk, pkn, ipa, ips tidak ada tidak bisa diaktifkan dan tak ada menu tambah

Kelas bawah? Masuk ke dalam Tematik Umum

Kls 1 kok kelebihan JTM nya malaah merah

BAPAK ADMIN , apakah bisa wali kelas dan piket bisa diakui sebagai jam wajib 24 jam .
misal guru A mengampu guru kelas V dan tidak mengajar MTK dan penjas serta b arab . jadi guru tsb hanya punya jam wajib 20 jam kurang 4 jam yg telah ditentukan . sisanya apa bisa diambil dari wali kelas, piket dan tugas tambahan ?

Bisa. JIka hanya 20 JTM bisa ditambah dengan Wali kelas (2 JTM) dan Pembina ekstrakuriuler (2 JTM). Kalau guru piket hanya 1 JTM

BAGAIMANA DENGAN KELAS 4 YG SUDAH TEMATIK, DISITU KOK MASIH MAPEL, TIDAK BERBUNYI "TEMATIK UMUM" seperti kelas bawah?
Mhon penjelasannya

Di Simpatika kalau belum diset dari Kanwil maka yang muncul tetap kurikulum KTSP. Yang sudah diset K13 adalah madrasah2 yang telah menerima SK Dirjen sebagai madrasah penyelenggara Kurtilas

mau meng aktifkan Matematika kelas 4 dan 5 K13 kok gagal terus kenapa ya pak ?


EmoticonEmoticon