Sunday, October 21, 2018

Kumpulan Gambar Ucapan Hari Santri 2018

Untuk lebih memeriahkan peringatan Hari Santri 2018, acap kali kita saling bertukar kirim gambar-gambar ucapan. Pelbagai gambar ucapan selamat Hari Santri bisa kita temukan dengan mudah. Tak mau kalah, Ayo Madrasah pun mendesain dan membagikan beberapa gambar ucapan tersebut.

Hari Santri diperingati setiap tanggal 22 Oktober semenjak ditetapkan oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo pada 2015 dengan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri. Setelahnya, setiap tahun, masyarakat antusias merayakan peringatan tersebut dengan pelbagai kegiatan. Tidak terkecuali di tahun 2018 ini.

Dengan perayaan Hari Santri kita diingatkan kembali akan sumbangsih dan peran santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Dalam menjaga dan menegakkan Indonesia sebagai 'darus as-salam' dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kini, peran aktif santri dalam mengisi kemerdekaan tetap dibutuhkan. Salah satunya adalah dalam rangka menciptakan Indonesia yang damai sebagaimana tema Hari Santri 2018 kali ini, 'Bersama Santri Damailah Negeri'.

Kumpulan Gambar Ucapan Hari Santri


Desain gambar-gambar ucapan Hari Santri Tahun 2018 yang dibuat oleh Ayo Madrasah. Gambar-gambar ini tentunya dapat diunduh kemudian dibagikan melalui pelbagai media sosial semisal facebook, twitter, instagram, whatsapp, dan telegram. Baik sebagai foto profil, story, update status, maupun dikirim secara pribadi.

Gambar Ucapan Hari Santri

Gambar ucapan Hari Santri 2018 dengan tulisan tema tahun ini, Bersama Santri Damailah Negeri dan logo Hari Santri 2018 bersama logo Resolusi Jihad. Santri diharapkan mampu membawa nilai-nilai perdamaian di negeri Indonesia yang pluralis.

Gambar Ucapan Hari Santri

Gambar ucapan selamat Hari Santri 2018 dengan tagline 'Tanpa 22 Oktober Tak Ada 10 November'. Ini untuk mengingatkan bahwa keluarnya resolusi jihad pada tanggal 22 Oktober yang disampaikan oleh KH. Hasyim Asyari menjadi salah satu pemicu penting terjadinya perlawanan terhadap penjajah di Surabaya, utamanya terjadi peristiwa 10 November 1945 yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Gambar Ucapan Hari Santri

Selama Santri Masih Ngaji Pada Kyai Jayalah Bangsa dan Negeri, merupakan penggalan dari lirik lagu Hari Santri 2018. Selama santri masing memegang teguh prinsip 'thalabul ilmi' dan menjadikan kyai sebagai rujukan dan panutan, insyaallah Indonesia tetap menjadi bangsa dan negeri yang jaya.

Gambar Ucapan Hari Santri

Gambar ucapan selamat Hari Santri dengan tagline 'Bersama Santri Damailah Negeri'. Ditambah dengan gambar potongan frame dari film Sang Kyai.

Baca juga:



Silakan unduh dan bagikan gambar ucapan selamat Hari Santri 2018 tersebut di atas untuk lebih menyemarakkan peringatan Hari Santri 2018. Sekaligus menggelorakan tekad santri untuk terus aktif berjuang menegakkan NKRI.

Saturday, October 20, 2018

Lirik, Video, & Musik Instrumental Lagu Hari Santri 2018

Menyambut Hari Santri Nasional Tahun 2018, Ayo Madrasah mendokumentasikan Lagu Hari Santri Terbaru, Tahun 2018 yang biasa disebut juga sebagai Lagu Bersama Santri Damailah Negeriku. Lagu resmi peringatan Hari Santri Nasional 2018 ini tersedia dalam format video, MP3, dan musik instrumental atau musik karaoke tanpa vokal. Tidak lupa lirik lagu Hari Santri 2018 secara lengkap dan utuh.

Lagu resmi Hari Santri Tahun 2018 atau Theme Song Hari Santri, kerap disebut juga dengan judul Bersama Santri Damailah Negeriku. Hal ini sesuai dengan pada tema peringatan Hari Santri Tahun 2018.

Theme Song Hari Santri (Bersama Santri Damailah Negeri)

Bagi yang membutuhkan, silakan download lagu ini sesuai format yang dibutuhkan. Baik dalam format video youtube, MP3, maupun lagu tanpa vokal atau musik instrumental. Jenis yang terakhir akan sangat cocok digunakan sebagai pengiring paduan suara. Kesemuanya merupakan versi lengkap (full) dengan durasi sekitar 3 menit.

1. Video Lagu Hari Santri 2018


Video lagu Hari Santri Nasional 2018 - Bersama Santri Damailah Negeriku berikut ini sebelumnya telah admin upload ke situs berbagi video youtube.

Untuk menyimak lagu ini cukup tekan tombol play di bawah ini.



Dalam video tersebut juga telah disertakan lirik lagu secara lengkap.

Baca Juga:


2. Lirik Lagu Hari Santri 2018

Adapun lirik lagu resmi Hari Santri 2018 adalah sebagai berikut:

Theme Song Hari Santri
(Bersama Santri Damailah Negeri)

22 Oktober 45
Resolusi jihad panggilan jiwa
Santri dan ulama tetap setia
Berkorban pertahankan indonesia

Saat ini kita telah merdeka
Mari teruskan perjuangan ulama
Berperan aktif dengan dasar pancasila
Nusantara tanggung jawab kita

Reff:
Hari santri hari santri hari santri
Hari santri bukti cinta pada negeri
Ridho dan rahmat dari ilahi
Nkri harga mati

Ayo santri ayo santri ayo santri
Ayo ngaji dan patuh pada kyai
Jayalah bangsa, jaya negara
Jayalah pesantren kita

Mari bersiap kita berangkat
Ke pesantren dengan penuh samangat
Raih cita cita luruskan niat
Mengabdi tuk kemaslahatan umat

Back to reff
***

Jayalah bangsa negara
Jayalah indonesia
Jayalah indonesia

3. MP3 dan Instrument Lagu Santri 2018


Video musik tanpa vokal, Instrumental Lagu Hari Santri 2018



Bagi yang membutuhkan Theme Song Hari Santri (Bersama Santri Damailah Negeri) dalam versi MP3 dan musik instrument tanpa vokal, silakan download di tautan berikut ini.

  • Theme Song Hari Santri (Bersama Santri Damailah Negeri) MP3, UNDUH DI SINI
  • Musik Instrumental Theme Song Hari Santri (Bersama Santri Damailah Negeri) MP3, UNDUH DI SINI

Semoga dengan tersedianya lirik, video, & musik instrumental Lagu Hari Santri 2018 semakin menyemarakkan perayaan Hari Santri Nasional Tahun 2018.


Friday, October 19, 2018

Amanat Pembina Upacara Hari Santri 2018

Amanat pembina upacara dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2018 biasanya menjadi materi yang wajib tersedia dalam pelaksanaan upacara HSN di berbagai daerah. Sebagaimana diketahui, semarak Hari Santri yang puncaknya diperingati pada tanggal 22 Oktober terjadi di pelbagai daerah dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah dengan menggelar upacara bendera atau sekedar apel peringatan Hari Santri.

Pada peringatan Hari Santri di tahun 2018 yang mengambil tema "Bersama Santri Damailah Negeri" (baca: Tema Hari Santri 2018), dua lembaga telah menyiapkan teks amanat pembina upacara. Pertama adalah Kementerian Agama dengan Amanat Menteri Agama Pada Upacara Hari Santri dan kedua adalah Ketua PBNU dengan Amanat Ketua Umum PBNU Pada Peringatan Hari Santri.

Amanat Pembina Upacara Hari Santri 2018

Kedua teks sambutan atau amanat pembina (inspektur) upacara pada upacara peringatan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2018 tersebut dapat diunduh di bagian akhir artikel ini.

1. Amanat Menteri Agama RI Pada Upacara Hari Santri 22 Oktober 2018


Amanat Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, pada upacara Hari santri 22 Oktober 2018 adalah sebagai berikut:

AMANAT MENTERI AGAMA Rl
PADA UPACARA HARI SANTRI 22 OKTOBER 2018

Assalamu alaikum wr. wb.
Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada
Nabi Muhammad SAW.

Saudara-saudara peserta upacara yang berbahagia,

Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri merupakan babak baru dalam sejarah umat Islam Indonesia. Mulai hari itu, kita dengan suka cita memperingati Hari Santri yang merupakan wujud relasi harmoni antara pemerintah dan umat Islam, khususnya bagi kalangan kaum santri.

Selama ini kalender pemerintah yang menggunakan hitungan Masehi selalu mencantumkan tanggal merah ketika bertepatan dengan 1 Hijriyah sebagai Tahun Baru Islam. Tanggal itu memperingati peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW yang mempertemukan dua kelompok umat Islam, kaum Muhajirin dari Mekkah dan kaum Anshar sebagai penghuni Madinah. Penduduk Madinah atau kaum Anshar tidak mempersoalkan momentum itu disebut Hijriyah yang identik dengan kaum Muhajirin.

Justru sebaliknya, momentum itu membuahkan persaudaraan dan persahabatan yang sangat bersejarah bagi umat Islam, sehingga kedua pihak saling berkontribusi membangun masyarakat madani yang kemudian menjadi contoh ideal peradaban dunia.

Belajar dari sejarah itulah, pemerintah sudah sepatutnya memberikan apresiasi bagi perjuangan kaum santri yang secara nyata memberikan andil besar bagi terbentuk dan terjaganya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh karena itu, peringatan Hari Santri harus dimaknai sebagai upaya memperkokoh segenap umat beragama agar saling berkontribusi mewujudkan masyarakat Indonesia yang bermartabat, berkemajuan, berkesejahteraan, berkemakmuran, dan berkeadilan.

Kalangan pesantren dalam hal ini adalah para kiai, santri dan elemen umat Islam yang belajar kepada orang-orang pesantren diharapkan oleh segenap bangsa Indonesia untuk mencurahkan energinya dalam rangka menjaga keutuhan dan persatuan masyarakat di tengah situasi saat ini yang penuh dengan berbagai fitnah.

Berkaca pada sejarah, Hari Santri merujuk pada keluarnya Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 yang memantik terjadinya peristiwa heroik 10 November 1945 di Surabaya yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan. Resolusi Jihad adalah seruan ulama-santri yang mewajibkan setiap muslim Indonesia untuk membela kedaulatan Tanah Air dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pada kenyataannya, Resolusi Jihad itu telah melebur sekat-sekat antara kelompok agamis, nasionalis, sosialis, dan seterusnya di kalangan bangsa Indonesia yang beragam latar belakang. Resolusi Jihad telah menyeimbangkan spiritualitas individu yang bersifat vertikal (hablun minallah) dengan kepentingan bersama yang bersifat horizontal (hablun minannas) melalui fatwa ulama yang mendudukkan nasionalisme sebagai bagian dari sikap religius.

Saudara-saudara peserta upacara yang berbahagia,

Melalui upacara bendera Hari Santri kali ini, saya ingin menyampaikan bahwa Kementerian Agama pada peringatan tahun 2018 ini mengusung tema Bersama Santri Damailah Negeri' . Isu perdamaian diangkat sebagai respon atas kondisi bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadapi berbagai persoalan, seperti maraknya hoaks, ujaran kebencian, polarisasi simpatisan politik, propaganda kekerasan, hingga terorisme.

Hari Santri tahun ini merupakan momentum untuk mempertegas peran santri sebagai pionir perdamaian yang berorientasi pada spirit moderasi Islam di Indonesia. Dengan karakter kalangan pesantren yang moderat, toleran, dan komitmen cinta tanah air, diharapkan para santri semakin vokal untuk menyuarakan dan meneladankan hidup damai serta menekan lahirnya konflik di tengah-tengah keragaman masyarakat. Marilah kita tebarkan kedamaian, kapanpun, dimanapun, kepada siapapun.

Selamat Hari Santri 22 Oktober 2018
Bersama Santri Damailah Negeri
Wassalamu alaikum wr. wb.

Jakarta, 22 Oktober 2018
Menteri Agama Rl
Lukman Hakim Saifuddin

Untuk mengunduh Amanat Menteri Agama RI pada upacara Hari Santri 22 Oktober 2018, sila KLIK DI SINI.

Baca juga:



2. Amanat Ketua Umum PBNU Pada Peringatan Hari Santri Tanggal 22 Oktober 2018


Berikut adalah amanat Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj, MA., pada peringatan Hari Santri 2018.

AMANAT KETUA UMUM PENGURUS BESAR NAHDLATUL ULAMA PADA PERINGATAN HARI SANTRI TANGGAL 22 OKTOBER 2018


السالم عليكم ورحمة هللا وبركاته
بسم هللا الحمد هلل الصالة والسالم على سيدنا وموالنا وحبيبنا وشفيعنا محمد رسول هللا
وعلى اله وصحابته ومن تبع سنته وجماعته من يومنا هذا الى يوم النهضة
أما بعد

Hari ini 4 tahun lalu, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo menerbitkan keputusan bersejarah. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 tanggal 22 Oktober 2015 tentang Hari Santri. Keputusan yang bertepatan dengan tanggal 9 Muharram 1437 Hijriyah itu merupakan bukti pengakuan negara atas jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia. Itulah mengapa Keluarga Besar Nahdlatul Ulama dan seluruh rakyat Indonesia saat ini mengekspresikan rasa syukur dengan memperingati Hari Santri.

Pengakuan terhadap kiprah ulama dan santri tidak lepas dari Resolusi Jihad yang dikumandangkan Hadlaratus Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, Rais Akbar Nahdlatul Ulama, pada 22 Oktober 1945. Di hadapan konsul-konsul Nahdlatul Ulama seluruh Jawa-Madura, di Kantor Hoofdbestuur Nahdlatoel Oelama, Jl. Boeboetan VI/2 Soerabaja, Fatwa Resolusi Jihad NU digaungkan Hadlaratus Syeikh dengan pidato yang menggetarkan:

...Berperang menolak dan melawan pendjadjah itoe fardloe ‘ain (jang haroes dikerdjakan oleh tiap-tiap orang Islam, laki-laki, perempoean, anak-anak, bersendjata ataoe tidak) bagi jang berada dalam djarak lingkaran 94 km dari tempat masoek dan kedoedoekan moesoeh. Bagi orang-orang jang berada di loear djarak lingkaran tadi, kewadjiban itoe djadi fardloe kifayah (jang tjoekoep kalaoe dikerdjakan sebagian sadja…).

Tanpa Resolusi Jihad NU dan pidato Hadlaratus Syeikh itu, tidak akan pernah ada peristiwa heroik perlawanan rakyat tanggal 10 November di Surabaya yang kelak dikenal dan diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Kiprah santri teruji dalam mengokohkan pilar-pilar NKRI berdasarkan Pancasila dan bersendikan Bhinneka Tunggal Ika. Santri berdiri di garda depan membentengi NKRI dari berbagai ancaman. Tahun 1936, sebelum Indonesia merdeka, kaum santri menyatakan Nusantara sebagai Dârus Salâm. Pernyataan ini adalah legitimasi fikih berdirinya NKRI berdasarkan Pancasila. Tahun 1945,

demi persatuan dan kesatuan bangsa kaum santri setuju menghapuskan tujuh kata dalam Piagam Jakarta. Tahun 1953, kaum santri memberi gelar Presiden Indonesia Ir. Soekarno sebagai Waliyyul Amri ad-Dlarûri bis Syaukah, pemimpin sah yang harus ditaati dan menyebut para pemberontak DI/TII sebagai bughat yang harus diperangi. Tahun 1965, kaum santri berdiri di garda depan menghadapi rongrongan ideologi komunisme. Tahun 1983/1984, kaum santri memelopori penerimaan Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan berbangsa-bernegara dan menyatakan bahwa NKRI sudah final sebagai konsensus nasional (mu’âhadah wathaniyyah). Selepas Reformasi, kaum santri menjadi bandul kekuataan moderat sehingga perubahan konstitusi tidak melenceng dari khittah 1945 bahwa NKRI adalah negara-bangsa, —bukan negara agama, bukan negara suku— yang mengakui seluruh warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama di hadapan konstitusi, tanpa diskriminasi berdasarkan suku, ras, agama, dan golongan.

Untuk menginsyafkan semua pihak dan mengingatkan kita sendiri selaku kaum santri, kenyataan itu perlu diungkapkan: betapa besar saham kaum santri dalam proses berdiri dan tegaknya NKRI. Tanpa kiprah kaum santri, dengan sikap sosialnya yang moderat (tawassuth), toleran (tasâmuh), proporsional (tawâzun), lurus (i’tidâl), dan wajar (iqtishâd), NKRI belum tentu eksis hingga hari ini. Negeri-negeri Muslim di Timur Tengah dan Afrika sekarang remuk dan porak poranda karena ekstremisme dan ketiadaan komunitas penyangga aliran Islam wasathiyyah.

Momentum Hari Santri hari ini perlu ditransformasikan menjadi gerakan penguatan paham kebangsaan yang bersintesis dengan keagamaan. Spirit “nasionalisme bagian dari iman” (االيمان من الوطن حب) perlu terus digelorakan di tengah arus ideologi fundamentalisme agama yang mempertentangkan Islam dan nasionalisme. Islam dan ajarannya tidak bisa dilaksanakan tanpa tanah air. Mencintai agama mustahil tanpa berpijak di atas tanah air, karena itu Islam harus bersanding dengan paham kebangsaan. Hari Santri juga harus digunakan sebagai revitalisasi etos moral kesederhaan, asketisme dan spiritualisme yang melekat sebagai karakter kaum santri. Etos ini penting di tengah merebaknya korupsi, narkoba, LGBT dan hoax yang mengancam masa depan bangsa.

Hari ini santri juga hidup di tengah era digital. Internet adalah bingkisan kecil dari kemajuan nalar yang menghubungkan manusia sejagat dalam dunia maya. Ia punya aspek manfaat dan mudharat yang sama besar. Internet dapat digunakan untuk menebarkan pesan-pesan kebaikan dan dakwah Islam, tetapi juga bisa dipakai untuk merusak harga diri dan martabat kemanusiaan dengan ujaran kebencian, fitnah dan hoax. Santri perlu ‘memperalat’ teknologi informasi sebagai media dakwah dan sarana menyebarkan kebaikan dan kemaslahatan serta mereduksi penggunaannya yang tidak sejalan dengan upaya untuk menjaga agama (والعقل الدين حفظ), jiwa (النفس حفظ), nalar (العقل حفظ), harta (المال حفظ), keluarga (النسل حفظ), dan martabat (العرض حفظ) seseorang. Kaedah fikih: al- muhâfadhah ala-l qadîmis shâlih wa-l  akhdzu bi-l jadîdi-l  ashlah senantiasa relevan sebagai bekal kaum santri menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.

Singkatnya, santri harus siap mengemban amanat yang sangat berat, namun mulia: yaitu amanah agama dan tanah air. Juga amanah kalimatul haq. Berani mengatakan “iya” terhadap kebenaran walaupun semua orang mengatakan “tidak” dan sanggup menyatakan “tidak” pada kebatilan walaupun semua orang mengatakan “iya”. Itulah karakter dasar santri sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Ahzaab ayat 72 yang bumi, langit dan gunung tidak berani memikulnya.

إِنَّا عَرَضۡنَا ٱلۡأَمَانَةَ عَلَى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱلۡجِبَالِ فَأَبَيۡنَ أَن يَحۡمِلۡنَهَا وَأَشۡفَقۡنَ مِنۡهَا وَحَمَلَهَا ٱلۡإِنسَٰنُۖ إِنَّهُۥ كَانَ ظَلُومٗا جَهُولٗا  ٧٢

“Sesungguhnya Kami telah amanatkan kepada langit, bumi dan gunung-gunung, semuanya enggan memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.”

Alhamdulillah, selama ini santri sanggup mengemban amanat ini. Terbukti, walaupun Mbah Hasyim Asy’ari disiksa Jepang untuk hormat ke arah matahari terbit (seikerei), beliau tegas menolak. Kyai Wahid Hasyim hingga Gus Dur juga demikian, selalu menyatakan kalimatul haq, tidak pernah tergiur dengan godaan duniawi apapun.

Allah berfirman dalam Q.S. Al-Fathiir ayat 5:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّ وَعۡدَ ٱللَّهِ حَقّٞۖ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُم بِٱللَّهِ ٱلۡغَرُورُ  

“Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.”

Khusus untuk anak-anakku para Santri yang saat ini turut larut dalam kegembiraan perayaan Hari Santri, kalian adalah bagian penting sejarah perubahan bangsa Indonesia mendatang. Nikmati kesederhanaan hidup di Pesantren, meskipun makan dengan lauk seadanya dan sehari-hari mengenakan sarung dan sandal jepit. Sebab, tempaan yang kalian terima di pesantren akan menjadi bagian penting sejarah hidup kalian untuk menjadi pribadi yang mandiri, berempati dan berkarakter. Suatu pribadi yang dibutuhkan dalam penegakan agama, pengelolaan bangsa dan negara

Akhirnya, mewakili santri se-nusantara, saya Said Aqil Siroj, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyampaikan terima kasih kepada Presiden Ir. H. Joko Widodo yang sudah menetapkan hari santri sebagai hari   nasional.

Saya tegaskan, penetapan hari santri bukan intervensi pemerintah terhadap pesantren. Tetapi merupakan bentuk penghargaan kepada santri dan kaum pesantren yang terus menanamkan keluhuran akhlak dan kemandirian sebagai jati dirinya, sehingga membentuk karakter bangsa.

Peringatan Hari Santri tahun 2018 ini juga terasa begitu istimewa. Karena seiring peringatan hari santri tahun ke-empat ini ditetapkan RUU tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan sebagai RUU usul inisiatif DPR. Penetapan RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan ini kita nilai sebagai berkah dan karunia agung dari Allah SWT. Nahdlatul Ulama bersyukur dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berjuang melahirkan rancangan undang-undang ini di DPR.

Akhirnya, mari kita berjuang bersama. Agar santri tidak hanya menjadi shoutul haq, melainkan sekaligus menjadi qororul haq (pemegang kebijakan).

Selamat Hari Santri 2018. Terima kasih Presiden Jokowi.

شكرا ودمتم في الخير والبركة والنجاح وهللا الموفق إلى أقوم الطريق
والسالم عليكم ورحمة هللا وبركاته

Jakarta, 22 Oktober 2018
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama,
Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj, MA.
Ketua Umum

Untuk mengunduh amanat Ketua Umum PBNU pada peringatan Hari Santri Tanggal 22 Oktober 2018, sila KLIK DI SINI.



Itulah kedua sambutan atau amanat pembina upacara (inspektur upacara) peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2018. Memilih amanat pembina upacara Hari Santri versi Menteri Agama RI atau amanat Ketum PBNU sah-sah saja sesuai dengan selera.

Thursday, October 11, 2018

Kumpulan Bingkai Foto Profil Hari Santri 2018

Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Santri, seperti biasa, Ayo Madrasah ikut merilis beberapa desain bingkai foto profil bertema Hari Santri Nasional Tahun 2018. Bingkai atau frame foto profil merupakan salah satu fitur yang dimiliki facebook yang membuat pengguna medsos tersebut dapat menghiasi foto profilnya dengan aksesoris atau hiasan dengan tema-tema tertentu.

Pun dengan bingkai Hari Santri 2018 ini. Pengguna bisa memperindah tampilan foto profilnya sehingga terlihat lebih menarik. Di samping itu, tentunya dapat menjadi media kampanye suatu even. Dalam hal ini tentunya mengampanyekan penyelenggaraan peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2018.

Hari Santri, yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober, merupakan salah satu peringatan untuk mengingat besarnya peran para santri dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Para santri telah bergabung dengan seluruh elemen bangsa, melawan penjajah, menyusun kekuatan di daerah-daerah terpencil, mengatur strategi, dan mengajarkan kesadaran tentang arti kemerdekaan.

Presiden Ir. Joko Widodo, pada 2015, menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional dengan dikeluarkannya Kepres Nomor 22 Tahun 2015. 

Baca Juga:

1. Kumpulan Bingkai Hari Santri 2018


Untuk memeriahkan peringatan Hari santri tersebut, didesainlah beberapa bingkai foto profil facebook sebagaimana berikut ini.

1. Bingkai Hari Santri 2018 01

Bingkai foto profil Hari Santri 2018 01 ini menggunakan logo Hari Santri Nasional 2018 yang dipadukan dengan ornament motif batik. Tidak lupa terdapat pita bendera merah putih di bagian atas dan bawah dan tulisan Hari Santri 2018.

Penampilannya dalam bentuk lingkaran dan bujur sangkar seperti ini.

Bingkai Hari Santri 2018 01

2. Bingkai Hari Santri 2018 02

Hampir serupa dengan bingkai sebelumnya, namun menggunakan logo Resolusi Jihad NU sebagai gambar utamanya. Dan pita bendera merah putih di bagian atas dibuat berkibar ke arah kanan dan kiri.

Penampilannya adalah sebagai berikut.

Bingkai Hari Santri 2018 02

3. Bingkai Hari Santri 2018 03

Bingkai selanjutnya memadukan antara logo Hari Santri 2018 dan logo Resolusi Jihad. Logo Resolusi Jihad diapit oleh dua bendera merah putih yang sedang berkibar. Sedang logo Hari Santri diletakkan di pojok kiri bawah dengan tambahan hiasan gradasi warna hijau.

Penampilannya adalah sebagai berikut.

Ketiga desain bingkai tersebut telah memperhitungkan komposisi jika dibuka dalam bentuk lingkaran maupun bujur sangkar. Ini mengingat foto profil facebook memang ditampilkan dalam dua bentuk tersebut

Bingkai Hari Santri 2018 03

2. Cara Memasang Bingkai Foto Profil Hari Santri


Untuk memasang bingkai-bingkai tersebut sangat mudah, yaitu:
  1. Klik lin berikut ini, Bingkai Hari Santri 2018 01 (KLIK DI SINI), Bingkai Hari Santri 2018 02 (KLIK DI SINI), Bingkai Hari Santri 2018 03 (KLIK DI SINI)
  2. Akan terbuka jendela "Tambahkan Bingkai ke Foto Profil Anda" atau "Ubah Foto Profil"
  3. Jika sebelumnya belum login ke facebook akan diminta untuk login terlebih dahulu
  4. Foto profil dengan hiasan bingkai akan ditampilkan dalam preview
  5. Anda dapat mengganti foto tersebut dengan foto lain
  6. Anda dapat juga mengedit foto baik memperbesar atau memperkecil sehingga komposisinya lebih pas dengan bingkai
  7. Jika dirasa sudah sesuai, klik "Gunakan sebagai Foto Profil"
  8. Selesai
Sebagai catatan, jika menggunakan gadget seluler, pastikan aplikasi facebook yang digunakan merupakan aplikasi standar dan bukan aplikasi Facebook Lite. Karena fitur bingkai tidak terdapat dalam Facebook Lite. 



Selamat menggunakan bingkai foto profil Hari Santri 2018 dan selamat Hari Santri Nasional 2018. Bersama Santri Damailah Negeri.

Tuesday, October 9, 2018

Spanduk dan Baliho Hari Santri Nasional 2018

Menyambut peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2018, Ayo Madrasah mendesain contoh spanduk dan baliho ucapan selamat Hari Santri 2018. Contoh spanduk ini dapat dimodifikasi dan disesuaikan isinya dengan menggunakan aplikasi pengolah gambar vektor semisal photoshop, corel draw, maupun adobe illustrator.

Sehingga bagi madrasah dan sekolah, pondok pesantren, lembaga sosial kemasyarakatan, dan instansi pemerintah yang hendak memasang spanduk dan baliho ucapan selamat Hari Santri Nasional Tahun 2018 dapat menggunakannya dengan mudah.

Terdapat beberapa pilihan model dan ukuran untuk spanduk yang dipasang di atas jalan, di depan perkantoran, spanduk untuk acara kirab atau karnaval Hari Santri hingga baliho.

Sebagaimana diketahui, Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Pertama kali diperingati pada tahun 2015 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri. Pemilihan tanggal 22 Oktober merujuk pada peristiwa besar dikeluarkannya Resolusi Jihad oleh KH. Hasyim Asy;ari pada 1945. Resolusi Jihad ini memuat seruan bahwa setiap muslim wajib memerangi penjajah. Resolusi Jihad ini pula yang kemudian menyulut beberapa pertempuran di Surabaya mulai akhir Oktober 1945 hingga puncaknya peristiwa heroik 10 November 1945 yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Kumpulan Spanduk Hari Santri

Pada peringatan di tahun 2018 ini Hari Santri Nasional mengambil tema Bersama Santri Damailah Negeri. Baca: Logo dan Tema Hari Santri 2018

1. Spanduk Kirab Hari Santri


Desain pertama adalah spanduk kirab atau karnaval Hari Santri Tahun 2018 dengan ukuran 2,5 x 1,25 meter. Ukuran ini tentunya bisa dirubah sesuai kebutuhan.

Desain dimonopoli background berwarna hijau dengan tambahan gambar peta Indonesia. Di bagian atas ditambahkan aksesori bendera merah putih. Di dalamnya selain memuat logo Hari Santri 2018 juga ditambahkan logo Resolusi Jihad.

Spanduk Kirab Hari Santri

Tersedia dua file yakni dalam bentuk .cdr (corel draw) dan PDF. File PDF sudah diseting agar bisa dibuka dan diedit dengan program pengolah gambar semacam corel draw, photoshop, maupun adobe illustrator. Untuk mengunduhnya, sila lihat tautan di akhir artikel.

2. Spanduk Hari Santri Ukuran 4 x 1 Meter


Berikutnya adalah desain spanduk Hari Santri Nasional Tahun 2018 dengan ukuran 4 x 1 meter. Spanduk ini bisa dipasang di depan madrasah atau di atas jalan yang tidak terlalu lebar. Ukuran tersebut tentunya dapat disesuaikan berdasarkan kondisi, semisal menjadi 5 x 1,25 meter atau 3 x 0,75 meter..

Desain spanduk hampir mirip dengan desain spanduk kirab di atas. Hanya saja logo Hari santri dan Resolusi Jihad di taruh di bersusun di sebelah kanan. Kedua logo ini dapat pula domodifikasi dengan dihapus salah satunya. Di bagian bawah disertakan tema Hari Santri Nasional 2018 yakni, Bersama Santri Damailah Negeri.

Spanduk Hari Santri Ukuran 4 x 1 Meter

Tersedia dua file yakni dalam bentuk .cdr (corel draw) dan PDF. File PDF sudah diseting agar bisa dibuka dan diedit dengan program pengolah gambar semacam corel draw, photoshop, maupun adobe illustrator. Untuk mengunduhnya, lihat link di akhir artikel.

3. Spanduk Hari Santri Nasional Ukuran 5 x 1 Meter


Jika dirasa desain di atas kurang panjang, sila gunakan desain spanduk berukuran 5 x 1 meter ini. Dengan ukuran tersebut spanduk ini sudah cukup untuk dipasang melintang di atas jalan raya. Atau jika masih kurang panjang bisa diperbesar menjadi ukuran 6 x 1,2 meter.

Desainnya mengadopsi desain Spanduk Hari Santri Tahun 2017 yang dibuat Ayo Madrasah tahun kemarin. Di bagian sebelah kiri spanduk dapat dipasangi logo madrasah, instansi, atau foto diri sekalipun.

Spanduk Hari Santri Nasional Ukuran 5 x 1 Meter

Sama seperti desain lainnya, spanduk ini tersedia dalam dua file yakni dalam bentuk .cdr (corel draw) dan PDF. File PDF sudah diseting agar bisa dibuka dan diedit dengan program pengolah gambar semacam corel draw, photoshop, maupun adobe illustrator. Untuk mengunduhnya, lihat link di akhir artikel.

4. Baliho Selamat Hari Santri


Berikutnya adalah ucapan selamat Hari Santri 2018 dalam bentuk baliho.Ukurannya adalah 3 x 4 meter yang dapat diperbesar semisal menjadi 4 x 5,3 meter ataupun diperkecil menjadi berukuran 2 x 2,6 meter.

Baliho Selamat Hari Santri

Baliho tersedia dalam dua bentuk yakni .cdr dan .pdf. File PDF sudah diseting agar bisa dibuka dan diedit dengan program pengolah gambar semacam corel draw, photoshop, maupun adobe illustrator. Untuk mengunduhnya, sila lihat link di bawah.

Untuk mengunduh, desain-desain spanduk dan baliho Hari Santri 2018 tersebut silakan buka LINK INI.

Baca Juga:





Sila pilih dan unduh spanduk selamat Hari Santri Nasional 2018 yang sesuai dengan keinginan.

Friday, October 5, 2018

Kompetisi Robotik Madrasah Ke-4 Tahun 2018

Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama kembali akan menggelar Kompetisi Robotik Madrasah ke-4 Tahun 2018 (Madrasah Robotik Competition). Ajang kompetisi robot tingkat madrasah ini merupakan gelaran yang keempat kalinya semenjak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2015. Pada tahun 2018 ini, Kompetisi Robotik Madrasah akan diselenggarakan pada tanggal 3-4 November 2018 di Depok Town Square, Depok Jawa Barat.

Kompetisi Robotik Madrasah merupakan ajang kompetisi kemampuan para siswa madrasah mulai dari tingkat MI, MTs, hingga MA dalam bidang robotika dan otomasi. Peserta akan saling berlaga dalam merakit dan memprogram robot.

Di tahun 2018 ini, Kompetisi Robotik Madrasah mengangkat tema "Robotm Rescue, Robot yang berfungsi untuk mitigasi bencana alam. Sehingga robot-robot yang dilombakan harus diarahkan memiliki kemampuan dalam melakukan penanggulangan bencana alam.

Kompetisi Robotik Madrasah

1. Kategori, Pendaftaran, dan Tahapan Lomba


Lomba Robotik Madrasah ke-4 Tahun 2018 diadakan dalam tiga tingkatan kelompok usia yaitu untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).

Untuk Madrasah Ibtidaiyah hanya melombakan satu kategori yaitu Rancang Bangun Mesin Otomatis Bencana. Sedang bagi MTs dan MA, masing-masing terdiri atas dua kategori yakni Rancang Bangun Mesin Otomatis Bencana dan kategori Rescue Robot Mobile.

Sebelum dilaksanakan perlombaan pada tanggal 3-4 November 2018 di Depok Town Square, peserta sebelumnya wajib mendaftarkan diri secara online. tahapan pendaftaran peserta ini dilaksanakan pada tanggal 4-16 Oktober 2018 melalui situs http://madrasah.kemenag.go.id/mrc2018/

Sedangkan tahapan jadwal-jadwal penting selengkapnya sesuai dengan Juknis Madrasah Robotik Competition 2018 adalah sebagai berikut:

  1. 4-16 Oktober 2018, Sosialisasi dan Pendaftaran Online untuk MI, MTs, dan MA
  2. 17-20 Oktober 2018, Verifikasi Berkas Pendaftaran
  3. 21 Oktober 2018, Pengumuman Peserta Lolos
  4. 21-22 Oktober 2018, Konfirmasi Kesediaan
  5. 3-4 November 2018, Perlombaan

2. Kategori Kejuaran


Lomba Kompetisi Robotik Madrasah ke-4 Tahun 2018 terdiri atas dua kategori yakni Rancang Bangun Mesin Otomatis Bencana yang dibagi dalam tiga jenjang yakni MI, MTs, dan MA serta kategori Rescue Robot Mobile yang dilombakan untuk jenjang MTs dan MA.

Masing-masing jenjang akan dipilih pemenang dalam beberapa kategori kejuaraan yang meliputi:
  • Rancang Bangun Mesin Otomatis Bencana, dengan kategori kejuaraan untuk masing-masing jenjang yang meliputi:
    • The Best Original Idea
    • The Best and Simple Construction
    • The Best Technology
    • The Best Applied Robot
    • The Best Presentation
  • Rescue Robot Mobile, dengan kategori kejuaraan untuk masing-masing jenjang yang meliputi:
    • The Best Logaritma
    • The Best Fastest Robot
    • The Best Point
    • The Best Construction and Maximal Robot
    • The Best Design

3. Unduh Juknis Madrasah Robotik Competition Tahun 2018


Tertarik untuk mengikuti Kompetisi Robotik Madrasah ke-4 Tahun 2018? Silakan unduh dan pelajari petunjuk teknis (panduan) lomba ini. Juknis dapat diunduh di situs Madrasah Robotik Competition atau melalaui link yang disediakan ayo madrasah berikut ini.

  • Juknis Kompetisi Robotik Madrasah ke-4 Tahun 2018 (Unduh di Sini)

Demikianlah terkait dengan Madrasah Robotik Competition atau Kompetisi Robotik Madrasah ke-4 tahun 2018 yang akan segera digelar.

Wednesday, October 3, 2018

Form Upload Siswa Baru Emis Online 2018/2019

Form untuk upload siswa baru ke aplikasi emis online 2018/2019 banyak ditanyakan oleh rekan-rekan operator madrasah. Form atau template ini berfungsi untuk mengunggah data siswa utamanya siswa baru Tahun pelajaran 2018/2019 baik jenjang RA, MI, MTs, maupun MA. Meskipun masa pemutakhiran data emis online Tahun pelajaran 2018/2019 belum resmi dibuka. Karena jikapun ada beberapa yang sudah bisa mengaksesnya, hanya terbatas pada daerah tertentu untuk tujuan ujicoba sistem.

Seperti pada periode pendataan emis sebelumnya, untuk memasukkan siswa baru ke dalam sistem emis madrasah terdiri atas dua jenis perlakuan. Pertama adalah siswa baru yang berasal dari RA atau madrasah yang mana penginputannya cukup dengan melakukan pencarian dan penarikan data dari sistem. Operator dapat melakukannya di menu Kesiswaan >> Siswa Aktif kemudian mengklik tombol Siswa Baru (Dari xxx), xxx adalah jenjang RA/madrasah sebelumnya. Sistem kemudian akan mencari data setelah operator memasukkan NSM RA/Madrasah asal siswa yang dicari. Setelahnya sistem akan menampilkan data siswa dan operator tinggal menariknya menjadi siswa baru di madrasah tersebut. Selengkapnya terkait proses dan tata cara memasukkan siswa baru yang berasal dari RA dan Madrasah silakan baca artijkel: Cara Memasukkan Siswa Baru ke Emis

Uploud Siswa Baru Emis

Sedangkan khusus bagi siswa baru yang berasal bukan dari RA dan Madrasah, perlakuannya berbeda. Siswa baru yang berasal dari TK, PAUD, TKLB, Orang tua langsung (untuk MI), SD, Kejar Paket A (MTs), SMP, Kejar Paket B (MA), Pondok Pesantren, maupun Sekolah Luar Negeri, dulu harus diinput satu persatu di situs emis. Operator dapat melakukannya di menu Kesiswaan >> Siswa Aktif kemudian mengklik tombol "Siswa Baru".

Namun mulai periode pendataan 2018/2019, selain dengan menggunakan 'cara manual' tersebut (menginput satu persatu di dalam aplikasi), emis menyediakan fitur baru bernama "PPDB". Pada menu ini data siswa baru yang bukan dari RA/Madrasah (siswa dari umum) dapat diunggah dengan menggunakan Template Siswa Baru (Form Upload Siswa Baru).

Siswa baru dapat diisikan terlebih dahulu dalam form berformat excel yang kemudian harus disimpan dalam format csv. File csv ini kemudian tinggal diunggah (diupload) dalam menu "PPDB".

Sebagai gambaran awal, berikut ini video yang menampilkan tampilan Emis Online Tahun 2018/2018



1. Unduh Template Siswa Baru


Untuk menggunakan fitur unggah siswa baru ini sebelumnya silakan unduh template siswa baru emis PPDB 2018/2019. DOWNLOAD DI SINI

2. Cara Mengisi Form Siswa Baru


Setelah mengunduh template siswa baru emis PPDB 2018/2019, silakan buka dan isikan data siswa sesuai kolom yang tersedia. Kolom-kolom yang dibutuhkan antara lain, NSM (madrasah bersangkutan), NPSN (madrasah bersangkutan), Status Siswa, Nama Siswa, NISM, NISN, NIK, Tempat Lahir, Tanggal lahir, Jenis Kelamin, dan Agama. Juga Hobi, Cita-cita, Anak ke-, Jumlah saudara, tanggal Masuk, Tahun pelajaran, dan Tingkat/Kelas. Ditambah dengan Jenis Asal Sekolah, NPSN Sekolah Asal, Nama Sekolah Asal, dan Alamat Sekolah Asal.

Saat mengisi, perhatikan hal-hal berikut ini:

  • Siswa yang disikan adalah Siswa Baru yang berasal dari Sekolah Umum (TK, SD, SMP, SMA)
  • Baca petunjuk pengisian yang disertakan dalam template pada sheet Petunjuk
  • Dilarang merubah format dalam form
  • Jika melakukan 'copy - paste' gunakan "paste value"
  • Pastikan penulisan nama, tempat lahir, tanggal lahir dan data lainnya telah benar (valid) karena sistem tidak menerima perbaikan nama, tempat lahir, dan tanggal lahir.
  • Bagi madrasah yang memiliki lebih dari satu rombel, isikan data siswa secara perombel dalam satu file. Sehingga jika kelas 7 terdiri atas 7A dan 7B, maka buatlah dua file yang satu khusus berisi siswa baru umum di rombel 7A dan satu file lagi berisikan siswa baru umum di kelas 7B.

3. Cara Menyimpan Form Siswa Baru ke Format CSV


Sebelum diupload ke sistem, form siswa baru harus yang telah diisi dan dipisahkan perombel (dalam format excel) harus disimpan dalam bentuk .CSV (Comma Separated Values) terlebih dahulu. File .csv inilah nanti yang akan diunggah ke sistem emis online.

Untuk merubah format dari excel (.xlsx) menjadi .csv sangat mudah. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Buka file excel "Template_Siswa_PPDB_2018_Umum.xlsx"
  2. Pastikan yang terbuka (aktif) adalah sheet "Form Siswa Baru"
  3. Klik "Office Button" (jika menggunakan excel 2007) atau menu "File" (jika menggunakan excel 2010 dan setelahnya)
  4. Klik "Save As"
  5. Pada bagian "Save as type" klik panah kebawah hingga muncul banyak pilihan format
  6. Pilih "CSV (Comma delimited) (*.csv)"
  7. Klik "Save"

Menyimpan file csv

4. Cara Upload File CSV ke Emis Online


Setelah form siswa baru berhasil diubah formatnya menjadi Comma Separated Value (*.csv), sekarang saatnya untuk mengunggah (upload) ke sistem emis online.

Cara mengunggahnya adalah:
  1. Buka situs emis online
  2. Klik menu "Kesiswaan" hingga muncul daftar submenu
  3. Klik submenu "PPDB" hingga terbuka halaman "Siswa PPDB TP Ganjil"
  4. Klik "Choose File"
  5. Terbuka jendela yang mengarahkan lokasi file CSV berada.
  6. Klik "Open"
  7. Kembali ke halaman "Siswa PPDB TP Ganjil", dengan nama file csv tertulis di samping kolom Choose File.
  8. Klik tombol "Simpan"
  9. Selesai.



Itulah form siswa baru Emis Online 2018/2019 yang dapat digunakan untuk mengunggah data siswa baru yang berasal dari bukan madrasah (umum).